LABAR

  • Sinopsis

Kuliner Simalungun ini Lahir kerena keterbatasan perekonomian orang tua pada zaman dahulu untuk mencukupi asupan makanan untuk anak-anaknya dan bukan hanya itu makanan labar juga hadir karena adanya stratifikasi atau kelas sosial yang ada di masyarakat Simalungun.

  • Narasi Singkat          

Labar merupakan salah satu makanan khas Simalungun yang terbuat dari Ubi mentah yang tidak dimasak sama sekali.Makanan ini biasanya dimakan oleh rakyat biasa dan masyarakat Simalungun juga percaya bahwa banyak anak banyak rezeki sehingga asupan makanan tidak tercukupi karena kurangnya perekonomian.Hal yang menjadikan Labar  makanan khas Simalungun karena umbi-umbian yang memiliki protein yang tinggi sangat banyak dijumpai di Simalungun.

Cara membuat labar sangatlah sederhana ,bahan dasar yang diperlukan ialah ubi, daging ayam, singkong, lengkuas, sereh, kemiri, lada, bawang batak serta sikkam (sejenis kayu yang diambil kulit batang atau akarnya, diambil air perasannya) (sejenis kayu yang diambil kulit batang atau akarnya, diambil air perasannya). 

Gambar 1.1Nani Labar Yang Terbuat Dari Ubi

Untuk proses pembuatannya yang pertama ialah

  1. Ubi yang menjadi bahan utama diparut bisa mengunakan sendok dan diperas airnya.
  2. Daging ayam dipanggang setengah matang .Daging dan tulang lunaknya dicincang halus
  3. Bumbu seperti cabe merah,lengkuas dan serai di cincang halus (jangan diblender)
  4. Ubi yang sudah di parut tadi disatukan dengan ayam yang sudah dicincang serta diaduk-aduk menggunakan tangan yang sudah bersih.Setelah semuanya tercampur merata air sikam dimasukan kedalam dan tetap diaduk serta diremas
  5. Kemudian campurkan semua bumbu yang sudah dicincang
  6. Labar siap dihidangkan

  • Referensi                   

Hutajulu,Dedy.2019.“Labar, Kuliner Alternatif Keluarga Simalungun” https://indonesia.go.id/kategori/pariwisata/756/labar-kuliner-alternatif-keluarga-simalungun diakses pada 23 juni 2021 pukul 15:23.

Simalungun,Berita.2015.Nani Labar:Kuliner Khas Simalungun. http://www.beritasimalungun.com/2015/06/na-ni-labar-kuliner-khas-simalungun.html diakses pada 23 juni 2021 pukul 15:25.