PERKAWINAN

Indonesia memiliki banyak ragam kebudayaan yang sangat unik di setiap daerah, begitu juga dengan daerah Kabupaten Karo yang juga memiliki Adat dan Budaya lokal. Salah satunya adalah Perkawinan, perkawinan  pada adat Karo dilalui dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Maba Belo Selambar (MBS)
Foto pasangan calon pengantin memegang selembar sirih pada saat acara maba belo selambar

Maba Belo Selambar merupakan salah satu tahapan yang dilalui dalam adat perkawinan di Karo. Maba Belo Selambar atau yang biasa didengar dengan sebutan MBS ini sama halnya dengan lamaran. Yang dimana pihak laki-laki menanyakan kesediaan pihak perempuan dan keluarga.

Referensi:

Sri Ulina Beru Ginting. 2017. Semiotik Makna Pada Wacana Ngembah Belo Selambar Adat Karo Langkat (Kajian Semiotika Sosial. Jurnal Pena Indonesia (JPI). Volume 3.

2. Pemberkatan Nikah

foto pengantin yang sedang melangsungkan pemberkatan nikah di gereja

dalam masyarakat kabupaten karo, pemberkatan pernikahan biasanya disebut dengan pasu-pasu. Semua kalangan atau suku pasti melakukan pemberkatan nikah terlebih dahulu menurut kepercayaan yang di anut sebelum resepsi atau adat berjalan. Begitu juga dengan Suku Karo, sebelum adat pernikahan dilangsungkan, terlebih dahulu dilakukan pemberkatan nikah.

          

3. Pesta Adat

Foto pengantin dengan pakaian adat karo yang sedang menari

Tahapan perkawinan di Tanah Karo yang terakhir adalah pesta adat. Pengantin yang akan melangsungkan adat pernikahan mengenakan pakaian adat lengkap dengan aksesoris emas-emas. Dan disaat inilah semua keluarga, kerabat dan sanak saudara akan datang ikut memeriahkan acara pesta adat yang telah ditentukan hari dan tanggalnya.