PARAPAT

gambar Wisata Alam parapat
  • Sinopsis

Parapat merupakan salah satu wilayah yang terdapat di Simalungun yang sangat terkenal bahkan ke mancanegara.Parapat mulai berkembang pada tahun 1990-an. kawasan wisata Danau Toba wilayah Kota Parapat tidak hanya terdapat objek wisata Danau Toba, masih terdapat 4 obyek wisata alam lainnya, yaitu Batu Gantung, Taman Wisata Kera Huta Sibatu Loting, Bangun Dolok dan camping ground serta Dolok Simarbalatuk.Akan tetapi kota Parapat terus mengalami penurunan pengunjung mulai tahun 2011.

  • Narasi Singkat

Kota parapat ialah salah satu destinasi kebanggaan Simalungun ,selain kotanya yang dekat dengan Danau Toba,Parapat memiliki keunikan tersendiri dimata pengunjung ,dimana kota Parapat ini memiliki mitologi yang unik yakni batu gantung bukan hanya itu kota parapat juga memiliki fasilitas yang sangat mendukung. Kota Parapat yang juga merupakan ibukota Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

gambar tempat ikonik di parapat yang menjadi daya tarik pengunjung
gambar batu gantung yang memiliki mitologi yang unik

Batu gantung yang terdapat di parapat memiliki keunikan yang khas dimana dahulunya batu gantung ini dianggap tempat keramat bagi masyarakat setempat. Siapapun diingatkan dengan amat sangat untuk dilarang berbicara kotor atau menghina keberadaan batu tersebut.Kisah dari batu gantung ini cukup terbilang unik dimana dahulu kala ada seorang gadis yang dijodohkan ayahnya kepada sesupunya menurut cerita yang dipercaya oleh masyarakat bahwa calon suami dari gadis tersebut bodoh akan tetapi sangat kaya. Sang gadis yang tak mau menikah dengan sepupunya pun sangat bersedih karena tidak bisa menolak perkataan ayahnya. Lalu, sehari sebelum pernikahan dilaksanakan, gadis ini pun melarikan diri dari rumah bersama anjing peliharaan yang setia menemaninya. Karena merasa putus asa, dia pun bertekad untuk bunuh diri asalkan tak menikah dengan pria pilihan ayahnya. Saat tiba di tepi jurang, dia melompat. Anjingnya mengikutinya Pada saat terjun, rambut si gadis tersangkut di salah satu pepohonan yang tumbuh di tebing jurang. Tubuhnya pun tergantung bersama anjingnya yang kini menjadi batu.

  • Referensi

Buaton Kleofine Widya dan Sonata Heru Purwadio .2015. Jurnal Teknik ITS: Kriteria Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba Parapat, Sumatera Utara.Surabaya

Khairally,Elmy Tasya.2020. Kisah Sedih di Balik Batu Gantung yang Indah di Toba

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-5267212/kisah-sedih-di-balik-batu-gantung-yang-indah-di-toba diunduh tanggal 27 juni 2021 jam 17:22