Pohon Durian

Pohon durian yang tumbuh di pusat kota Tarutung,ibukota Kabupaten Tapanuli Utara hingga kini masih tumbuh dengan baik, dan pada saat-saat tertentu pohon tua yang dianggap bersejarah itu masih berbuah. Sering buahnya jatuh di jalanan, diambil anak sekolah yang melintas di sana. Pohon durian yang terletak tak jauh dari rumah dinas Bupati, dianggap bersejarah, simbol berdirinya Kota Tarutung. Menurut Van Mook Lumbantobing (alm) seorang tokoh daerah ini semasa hidupnya, usia pohon tersebut diperkirakan 200 tahun lebih. Dulunya pohon durian ini menjadi tempat bertemu para pedagang dari berbagai pelosok, untuk barter (tukar menukar) barang dagangannya. Sebagai tempat janji bertemu setiap hari pekan besar (Sabtu) , lama kelamaan nama daerah itu terbiasa disebut Tarutung. Durian dalam bahasa Batak disebut “TARUTUNG”.