Boru Natumandi

Di daerah Huta Hutabarat (Tararutung) terkenal dengan para gadis-gadisnya yang memiliki parah yang cantik dan mempesona layaknya bidadari dari kahyangan. Tak heran banyak pemuda yang berkunjung ke Hutabarat. Pada  suatu ketika ada seorang gadis yang amat cantik jelita yang bernama Boru Natumandi Boru Hutabarat sedang membuat ulos, datanglah seekor jelmaan siluman ular. Yang mengherankan Boru Natumandi melihat siluman ular ini sebagai pemuda yang tampah serta gagah perkasa.

Sang ular jelmaan menggoda Boru Natumandi untuk mau menikah dengannya. Si Boru Natumandi terpesona dengan kegagahan dan ketampanan Sang Ular sehingga Boru Natumandi menerima pinangan Sang Ular. Setelah pinangannya diterima, Sang Ular membawa Boru Natumandi ke arah Aek (Sungai) Situmandi lalu melewati Aek Hariapan (tempat pemandian Boru Natumandi sehari-hari). Boru Natumandi dan Sang Ular menebarkan sekam pagi dari tempat Boru Natumandi menenun ulos hingga liang Boru Natumandi saat ini sebagai tanda bahwa Boru Natumandi sudah pergi dan menikah dengan seorang pria. Tempat berakhir sekam padi tersebut bermakna tempat Boru Natumandi saat ini.