MUSIK TRADISIONAL KARO

Musik tradisi Karo secara umum memiliki 3 jenis lagu yaitu Simalungun Rayat, Odak-Odak dan Patam-Patam, dimana ketiga jenis lagu ini mempunyai pola irama dan ritmis yang berbeda-beda. Dan alasan pemilihan ketiga lagu tersebut berdasarkan tempo lagu, yaitu Simalungen Rayat mewakili tempo lambat, Lagu Odak-odak mewakili tempo sedang dan Patam-patam mewakili tempo cepat.

1. Simalungun Rayat

Lagu Simalungen rayat pada mulanya terutama pada masa sebelum kemerdekaan Negara Republik Indonesia namanya adalah Simelungun Raja, yang maksudnya adalah lagu untuk menghibur Raja atau Penghulu pada waktu itu. Namun sesudah kemerdekaan Negara Republik Indonesia lagu tersebut diubah namanya menjadi Simalungen Rayat. Sejak saat itu rakyat telah dapat menggunakan lagu tersebut terutama dalam kepentingan adat.

2. Odak-Odak

Dahulu lagu Odak-odak merupakan lagu yang digunakan para dukun untuk mengiringi berjalan, sehingga lagu tersebut disebut Odak-odak (Melenggang-lennggang). Namun sekarang lagu odak-odak bukan digunakan oleh dukun lagi melainkan sudah menjadi musik adat.

3. patam-patam

Lagu Patam-patam merupakan satu lagu yang bertempo cepat. Kata “Patam” merupakan onomatopesis yang dihasilkan ritem “pa” dan “tam” dari bunyi gendang.

referensi:

Digilib.unimed: nim 2113340011, bab 1, diakses pada 21 Juli 2021 pukul 20:02